Senin, 27 Juni 2016

contoh surat

Surat Pengunduran diri

Amuntai, 10 Juni 2013

Kepada Yth,
HRD Manager
PT. Mutiara
Jl. AP. Jaya No. 234
Amuntai

Dengan hormat,

Melalui surat ini, saya Hariyadi bermaksud untuk mengundurkan diri dari PT. Mutiara sebagai Karyawan dengan alasan terhitung sejak tanggal 10 Juni 2014.

Saya mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang didapatkan pada saya untuk bekerja di PT. Mutiara. Saya juga memohon maaf kepada seluruh karyawan dan manajemen PT. Mutiara jika ada kekeliruan ataupun kesalahan yang telah saya lakukan selama bekerja.

Saya berharapkan selalu PT. Mutiara dapat terus berkembang dan selalu mendapatkan yang terbaik.


Hormat saya,


Hariyadi

Contoh Surat Pengunduran Diri #2

Teluk sari, 23 Oktober 2013

Kepada Yth,
HRD Manager
PT. Karya Mandiri Perkasa
Jl. Veteran desa teluk sari Rt.2 No.2
Teluk sari

Dengan Hormat,

Melalui surat ini, saya Hariyadi bermaksud untuk mengundurkan diri dari PT. Karya Mandiri Perkasa sebagai Accounting, terhitung sejak tanggal 23 Oktober 2013. Saya ucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk bekerja di PT. Karya Mandiri Perkasa. Adapun alasan pengunduran diri saya adalah karena ingin menambah wawasan dan pengalaman di perusahaan lain.

Saya juga menghaturkan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan dan manajemen PT. Karya Mandiri Perkasa apabila selama bekerja mempunyai kesalahan yang telah saya lakukan baik sengaja maupun yang tidak.

Saya berharap selalu PT. Karya Mandiri Perkasa semakin maju dan berkembang sehingga dapat lebih mensejahterakan karyawannya. Demikian surat pengunduran diri ini saya buat, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Hormat Saya,


Hariyadi

Contoh Surat Pengunduran Diri #3

Jakarta, 01 November 2013

Kepada Yth,

Kepala Personalia PT. Sukamaju
Di Tempat

Dengan Hormat,

Melalui surat ini saya selaku karyawan PT. Sukamaju berdasarkan Surat Kesepakatan Bersama (SKB) tentang ketenagakerjaan dan Undang–Undang tenaga yang melingkupinya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama               : Dewi Fortuna
Departemen      : PT. Sukamaju
Jabatan             : Accounting
No. Karyawan  : 123 456 789

Bermaksud untuk mengajukan surat pengunduran diri dari PT. Sukamaju dengan alasan kondisi kesahatan yang mulai menurun. Saya berharap perusahaan dapat memahami kondisi saya dan memberikan hak-hak sesuai ketentuan yang berlaku.

Demikian surat pengunduran diri ini saya buat dengan sesungguhnya tanpa adanya paksaan. Atas bantuan dan dukungan perusahaan terhadap saya selam ini, saya ucapkan banyak terima kasih.

Hormat Saya,


Dewi Fortuna

Demikianlah artikel yang membahas tentang Contoh Surat Pengunduran Diri. Bisa menjaga hubungan baik moral dan kesopanan pastinya sangat dibutuhkan, dan bukankah Anda juga tidak ingin meninggalkan kesan yang buruk pada perusahaan tersebut. Maka dari itu ungkapkan kesopanan Anda dalam sebuah surat pengunduran diri agar tidak ada yang merasa dikecewakan atas keputusan Anda untuk mengundurkan diri dalam bekerja.

Semoga bermanfaat. Terima Kasih.

Minggu, 26 Juni 2016

Apa it surat ?

Pengertian Surat
Surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain. Fungsinya mencakup lima hal: sarana pemberitahuan, permintaan, buah pikiran, dan gagasan, alat bukti tertulis, alat pengingat, bukti historis, dan pedoman kerja. Pada umumnya, dibutuhkan perangko dan amplop sebagai alat ganti bayar jasa pengiriman. Semakin jauh tujuan pengiriman surat maka nilai yang tercantum di perangko harus semakin besar juga.
Jenis Surat
Surat secara umum digolongkan menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat dinas, dan surat niaga apabila ditinjau dari segi bentuk, isi, dan bahasanya. Sedangkan apabila digolongkan berdasarkan berdasarkan pemakaiannya dapat dibagi menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat resmi, dan surat dinas.
Surat pribadi
Surat pribadi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Surat dapat berupa korespondensi antara sesama teman atau keluarga. Ciri-ciri surat pribadi yaitu:
1. Tidak menggunakan kop surat
2. Tidak ada nomor surat
3. Salam pembuka dan penutup bervariasi
4. Penggunaan bahasa bebas, sesuai keinginan penulis
5. Format surat bebas
Surat Resmi
Surat resmi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan resmi, baik perseorangan, instansi, maupun organisasi; misalnya undangan, surat edaran, dan surat pemberitahuan. Ciri-ciri surat resmi:
1.Menggunakan kop surat apabila dikeluarkan organisasi
2.Ada nomor surat, lampiran, dan perihal
3.Menggunakan salam pembuka dan penutup yang lazim
4.Penggunaan ragam bahasa resmi
5.Menyertakan cap atau stempel dari lembaga resmi
6.Ada aturan format bakuBagian-bagian surat resmi:
· Kepala/kop surat
Kop surat terdiri dari:
1. Nama instansi/lembaga, ditulis dengan huruf kapital/huruf besar.
2. Alamat instansi/lembaga, ditulis dengan variasi huruf besar dan kecil
3. Logo instansi/lembaga
· Nomor surat, yakni urutan surat yang dikirimkan
· Lampiran, berisi lembaran lain yang disertakan selain surat
· Hal, berupa garis besar isi surat
· Tanggal surat (penulisan di sebelah kanan sejajar dengan nomor surat)
· Alamat yang dituju (jangan gunakan kata kepada)
· Pembuka/salam pembuka (diakhiri tanda koma)
· Isi surat
Uraian isi berupa uraian hari, tanggal, waktu, tempat, dan sebagainya ditulis dengan huruf kecil, terkecuali penulisan berdasarkan ejaan yang disempurnakan (EYD) haruslah menyesuaikan.
· Penutup surat
Penutup surat, berisi:
1. salam penutup
2. jabatan
3. tanda tangan
4. nama (biasanya disertai nomor induk pegawai atau NIP)
· Tembusan surat, berupa penyertaan/pemberitahuan kepada atasan tentang adanya suatu kegiatan
Surat Niaga
Surat niaga digunakan bagi badan yang menyelenggarakan kegiatan usaha niaga seperti industri dan usaha jasa. Surat ini sangat berguna dalam membangun hubungan dengan pihak luar sehingga harus disusun dengan baik. Surat niaga terdiri atas surat jual beli, kwintansi, dan perdagangan; dan dapat dibagi atas surat niaga internal dan surat niaga eksternal. Salah satu contoh dari surat niaga adalan surat penawaran dan surat penagihan.
Surat Dinas
Surat dinas digunakan untuk kepentingan pekerjaan formal seperti instansi dinas dan tugas kantor. Surat ini penting dalam pengelolaan administrasi dalam suatu instansi. Fungsi dari surat dinas yaitu sebagai dokumen bukti tertulis, alat pengingat berkaitan fungsinya dengan arsip, bukti sejarah atas perkembangan instansi, dan pedoman kerja dalam bentuk surat keputusan dan surat instruksi. Ciri-ciri surat dinas:
1. Menggunakan kop surat dan instansi atau lembaga yang bersangkutan
2. Menggunakan nomor surat, lampiran, dan perihal
3. Menggunakan salam pembuka dan penutup yang baku
4. Menggunakan bahasa baku atau ragam resmi
5. Menggunakan cap atau stempel instansi atau kantor pembuat surat
6. Format surat tertentu
Surat Lamaran Pekerjaan
Surat lamaran pekerjaan adalah surat yang dibuat dan dikirimkan oleh seseorang yang ingin bekerja di sebuah kantor, perusahaan ataupun instansi tertentu. Surat lamaran pekerjaan termasuk surat dinas atau resmi. Oleh karena itu, terdapat aturan-aturan tertentu yang harus diperhatikan dalam penulisannya. Secara umum surat memiliki bagian-bagian seperti berikut ini:
· Kepala surat
· Tempat dan tanggal pembuatan surat
· Nomor surat
· Lampiran
· Hal atau perihal
· Alamat tujuan
· Salam pembuka
· Isi surat yang terbagi lagi menjadi tiga bagian pokok yaitu :
1. paragraf pembuka
2. isi surat
3. paragraf penutup
· Salam penutup
· Tanda tangan dan nama terang